Close Ads Here
Close Ads Here

Zaianal Abidin Datangi PLN, Minta Percepat Hasil Musyawarah di DPRD


PELALAWAN ORBITJABAR.COM - Masyarakat Kuala Kampar, zaianal abidin Kabupaten Pelalawan, provinsi Riau mendesak Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk memenuhi tanggung jawabnya.


Pasalnya, selama 30 tahun sejak berdirinya pada tahun 1990 PLN Kuala Kampar hingga saat ini masyarakat belum mendapatkan penerangan secara sempurna dan masih mengalami pemadaman bergilir.


Kepada media ini,  Ketua Forum Masyarakat Kuala Kampar, Agustian mengatakan bahwa hingga hari ini masyarakat Kuala Kampar masih merasakan Penerangan tidak sempurna dan Pemadaman secara bergilir. 


"Selama ini penerangan tidak sempurna pak, sejak berdirinya PLN Kuala Kampar lebih kurang 30 tahun. Hingga saat ini kami masih merasakan Penerangan dan Pemadaman secara bergilir," ujar Agustian melalui telepon seluler pribadinya.


Lanjut dijelaskan Agustian, penyebabnya tidak lain tidak bukan kondisi mesin yang sangat tua dan tidak layak dioperasikan. Sedangkan sampai saat ini pihak PLN tidak pernah mendatangkan mesin baru, hanya mesin bekas alias second yang di operasikan.


Terkait hal itu, Forum Masyarakat Kuala Kampar menyatakan sikap dan menuntut kepada pihak PLN:


1. Bahwa Pihak PLN Harus Mengadakan dan Mendatangkan Mesin baru.


2. Bahwa Menuntut pihak PLN untuk menghidupkan Listrik 24 Jam secara terus Menerus.


3. Bahwa Pihak PLN Harus Mendatangkan Tenaga Ahli dan Mekanik yang professional yang harus tinggal dan menetap di kuala Kampar.


4.apabila mati listrik malam siang harus di hidupkan


Selanjutnya seandainya tuntutan "Kami tidak terealisasikan maka kami sabagai masyarakat kuala Kampar akan mengadakan penyegelan kantor PLN kuala Kampar dalam waktu 2X24 Jam," tegas Ketua Forum Masyarakat Kuala Kampar, Agustian.


Sementara itu, Manager PLN ULP Pangkalan Kerinci, Baghdad Mushanif Surakhman menyampaikan Kami informasikan bahwa saat ini sedang terjadi gangguan mesin pembangkit pada unit PLTD Teluk Dalam. Adapun dampak yang terjadi adalah pemadaman bergilir dari jadwal terlampir di Teluk Dalam,"


"Selanjutnya, untuk saat ini kami sedang dalam recovery peralatan yang terganggu. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya. Mohon doa dan supportnya agar proses recovery berjalan lancar," tutupnya.(Sur)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama